jump to navigation

Novel: Cinta dan Popularitas Episode 4 12 Februari 2008

Posted by yanuarfirdaus in Novel.
add a comment

Kakinya menginjak aspal jalan yang serasa meleleh karena terkena teriknya panas matahari. Rasa panas yang menyengat langsung menghampiri seluruh tubuh Erlita, sangat kontras dengan rasa sejuk yang dia rasakan selama di dalam bus. Dengan langkah cepat dia berlari-lari kecil menepi mencari jalan yang teduh.

Dia harus berjalan kaki menyeberangi jalan yang menuju ke arah Kaliurang, sebuah tempat di lereng gunung Merapi yang merupakan gunung teraktif di Indonesia. Kali ini dia harus menunggu datangnya angkutan kota yang akan membawanya menuju rumah kos yang berjarak sekitar tujuh kilometer ke arah utara. Erlita berdiri di tepi jalan persis di depan sebuah apotek, sembari berharap agar mobil tumpangan yang dia tunggu segera datang.

Novel: Cinta dan Popularitas Episode 3 12 Februari 2008

Posted by yanuarfirdaus in Novel.
add a comment

Dia sempat menoleh ke kiri dan melihat seorang ibu setengah baya yang terbengong-bengong memperhatikan apa yang baru saja dilakukan oleh Erlita. Maklum layanan video call belum bisa dirasakan oleh semua orang, karena memang dibutuhkan perangkat telepon berharga lumayan tinggi. Jadi wajar saja jika banyak orang akan heran melihat gelagat orang-orang modern saat melakukan panggilan video tersebut.

Ibu setengah baya itu semakin terheran-heran saat melihat Erlita mengeluarkan ponselnya yang lain. Kali ini yang ada dalam genggaman tangan Erlita adalah ponsel berlayar lebar 2.8 inchi yang memiliki tv tunner. Jemarinya tampak sibuk mengutak-atik ponsel itu dan tak lama kemudian sayup-sayup terdengar suara seorang pembawa acara menyajikan berita pagi.

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.